Asal Usul Dewa Pintu (Men Shen [门神])

cerita dewa pintu (men shen)Dewa Pintu atau disebut juga dengan Men Shen [门神] adalah Dewa yang bertugas untuk menjaga keselamatan, keharmonisan keluarga serta menghalau makhlus halus yang jahat dari rumah yang dijaganya. Menurut Sejarahnya, Dewa pintu yang kita kenal sampai saat ini adalah 2 orang Jenderal yang sangat terkenal dan berjasa atas berdirinya Dinasti Tang yaitu Jenderal Qin Shu Bao [秦叔宝] dan Jenderal Yu Chi Jing De [尉迟敬德].

Bagaimana ceritanya sampai kedua Jenderal tersebut kemudian dikenal sebagai Dewa Pintu? Berikut ceritanya….

Setelah Kaisar Dinasti Tang yang bernama Li Shi Min [李世民] atau dikenal dengan gelar Kaisar Tang Tai Zong [唐太宗] naik tahta menjadi Kaisar, Dinasti Tang mengalami perkembangan Ekonomi yang sangat pesat dan Kondisi Politik yang Stabil serta kehidupan Rakyat yang Makmur.  Masa Kekuasaan Tang Tai Zong tersebut dikenal juga dengan “Zhēn Guàn Zhī Zhì [贞观之治]”. Kaisar Tang Tai Zong sangat senang dan bahagia melihat masa keemasan Dinasti Tang dibawah pemerintahaannya. Akan tetapi saat terjadinya insiden perebutan kekuasaan, sang kaisar telah membunuh adik dan kakak kandungnya  sendiri dan hal inilah yang sering membuatnya kuatir dan gelisah.

Pada suatu malam, Kaisar Tang Tai Zong sedang tidur dan tiba-tiba terbangun karena mendengar suara tangisan di luar kamarnya serta suara aneh dari atap kamarnya seperti ada orang diatasnya. Disamping itu juga terdapat suara orang yang mengetuk pintu, ada juga yang membanting jendela. Kaisar Tang Tai Zong segera memanggil Pengawalnya  untuk melakukan pemeriksaaan, tetapi tidak menemukan apa-apa. Setiap Kaisar Tang Tai Zhong memejamkan matanya pasti terdengar suara aneh seperti yang disebutkan tadi sampai pagi harinya setelah ayam berkokok.

Esok harinya, Kaisar Tang Tai Zong memanggil para kasim (Tai Jian [太监]), pembantu Istana, dan Pengawal untuk menanyakan kejadian malam tadi. Tetapi semuanya mengaku tidak mendengarkannya. Hal ini membuat Kaisar Tang Tai Zong makin gelisah dan selalu merasakan ada makhluk halus (roh jahat) yang menggangunya.

Malam selanjutnya juga terjadi hal aneh yang sama, malam ketiga, malam keempat, malam kelima, malam keenam sampai malam ketujuh. Pada hari ke delapan, saat rapat kerajaan dimulai, Kaisar Tang Tai Zong menceritakan kegelisahaannya dan hal-hal aneh yang dialaminya  setiap malam kepada para Menteri, Jenderal dan Pejabat tinggi Kerajaan.

Setelah Mendengarkan cerita dan keluhan sang Kaisar, seorang Jenderal yang bernama Qin Shu Bao [秦叔宝] langsung mengajukan diri bersama dengan Jenderal Yu Chi Jing De [尉迟敬德] untuk menjaga sang Kaisar setiap malam dan melakukan investigasi tentang apa yang sebenarnya yang sedang terjadi. Qin Shu Bao mengatakan bahwa dia telah banyak membunuh musuh dan jika mayat-mayat tersebut ditumpukkan bisa menjadi sebuah gunung, tetapi tidak pernah ada makhluk halus atau roh jahat yang mengganggunya. Jadi Qin Shu Bao tidak percaya sama sekali dengan tentang adanya makhluk halus atau roh jahat.  Kaisar Tang Tai Zong sangat senang dan langsung menyetujui dengan usulan tersebut.

Jenderal Qin Shu Bao dan Jenderal Yu Chi Jing De mengenakan Pakaian yang biasa dipakainya saat perang dan menjaga sang Kaisar dengan berdiri di sisi kanan dan sisi kiri pintu kamar sang Kaisar. Karena merasa telah dijaga oleh dua Jenderal yang dipercayanya, Kaisar Tang Tai Zong merasa aman dan tenang sehingga tidur dengan nyenyak dan tidak lagi mendengarkan suara aneh apapun juga. Semenjak dijaga oleh kedua Jenderal tersebut, Kaisar Tang Tai Zong dapat tidur dengan nyenyak dan tidak pernah merasakan kegelisahan dan ketakutan lagi sehingga sang Kaisar dapat tidur dengan nyenyak.

Kaisar Tang Tai Zong juga menyadari bahwa tidak mungkin pula kedua Jenderal tersebut menjaganya setiap malam karena mereka juga perlu istirahat dan ada keluarga masing-masing sehingga sang Kaisar pun memerintahkan pelukis yang terbaik di negerinya untuk melukiskan Gambar yang menyerupai keZAadua Jenderal tersebut untuk ditempelkan di sisi kiri dan kanan pintu kamarnya.

Semenjak lukisan yang menyerupai Jenderal Qin Shu Bao dan Yu Chi Jing De ditempelkan di sisi kanan dan kiri kamarnya, sang Kaisar pun tidak pernah lagi mendengarkan suara aneh seperti yang pernah dialami sebelumnya sehingga dapat tidur dengan nyenyak dan nyaman. Menurut Kaisar Tang Tai Zong, lukisan tersebut memiliki manfaat untuk menghalau makhluk halus atau roh jahat.

Kaisar Tang Tai Zong juga memuji kedua jenderal tersebut dengan sebutan “Men Shen [门神]” atau Dewa Pintu.

Cara menempel lukisan Jenderal Qin Shu Bao dan Jenderal Yu Chi Jing De (terkenal dengan lukisan Dewa Pintu)  kemudian ditiru oleh Masyarakat umum dengan maksud yang sama yaitu untuk menghalau dan mengusir makhlus halus dan roh jahat agar tidak menggangu keluarga mereka.

Sampai saat itu kebanyakan warga Tionghoa masih mempercayai bahwa dengan menempelkan lukisan Dewa Pintu ini dapat mengusir dan menghalau makhluk halus atau roh jahat sehingga semua anggota keluarga dapat bebas dari gangguan makhlus halus atau roh jahat tersebut.

Catatan :
Nama panggilan lain dari Qin Shu Bao [秦叔宝] adalah Qin Qiong [秦琼]

Nama panggilan lain dari Yu Chi Jing De [尉迟敬德] adalah Yu Chi Gong [尉迟恭]

Baca juga : Dewa Rezeki (Cai Shen) dalam Tradisi Tionghoa.

1 Comment on Asal Usul Dewa Pintu (Men Shen [门神])

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*